ASUHAN KEPERAWATAN IBU S YANG MENGALAMI MOLA HIDATIDOSA DI RUANG MAWAR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA


Penulis

Evita Maulida Nur


Abstract / Deskripsi:
Angka Kematian Ibu (AKI) ialah jumlah kematian maternal diperhitungkan terhadap 1000 atau 10.000 kelahiran hidup, kini di beberapa Negara bahkan terhadap 100.000 kelahiran hidup (Sujiyatini, 2009). Berdasarkan SDKI 2012, rata – rata angka kematian ibu (AKI) tercatat mencapai 359 per 100 ribu kelahiran hidup. Rata – rata kematian ini jauh melonjak disbanding hasi SDKI 2007 yang mencapai 228 per 100 ribu. Setelah cukup lama publikasi hasil survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 untuk Angka Kematian Ibu (AKI) diundur pemerintah, akhirnya hasil capaian AKI diumumkan. Hasilnya Kematian Ibu melonjak sangat signifikan menjadi 359 per 100.000 kelahiran hidup atau menggembalikan pada kondisi tahu 1997. Ini berarti kesehatan Ibu mengalami kemunduran selama 15 tahun. (KemenKes, 2012). Salah satu komplikasi kehamilan dan persalinan yang menyebakan kematian pada ibu adalah perdarahan. Perdarahan dalam kehamilan terbagi dua yaitu perdarahan hamil muda dan hamil tua, yang termasuk perdarahan hamil muda salah satunya adalah kehamilan trofoblas yang disebut dengan mola hidatidosa atau hamil anggur. Pada kehamilan mola hidatidosa ini terjadi penimbunan cairan dalam jaringan vili chorionic dan terbentuklah gelembung mola. Telah diketahui bahwa penyakit ini banyak ditemukan pada golongan sosial ekonomi rendah, umur dibawah 20 tahun dan diatas 34 tahun dan paritas tinggi (Prawirohardjo, 2007).

Pembimbing Rini Ernawati
Kategori d3 keperawatan ,
Kata kunci anggur) , (hamil , hidatidosa , mola ,
Penerbit Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Tahun 2016-06-21
Bahasa indonesia
Jenis skripsi
Halaman 14 Halaman
Hak Cipta Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur