HUBUNGAN ANTARA LAMA HARI PADA WAKTU PEMASANGAN INFUS DENGAN KEJADIAN PLEBITIS PADA PASIEN DI RUANG FLAMBOYAN RSUD A.W SJAHRANIE SAMARINDA


Penulis

Riza Irfani


Abstract / Deskripsi:
Latar Belakang: Lama hari pemasangan infus pada pasien yang dipasang infus memiliki resiko tinggi terjadi flebitis dan kejadiannya tergantung pada lamanya pemasangan infus. Secara teknis, lamanya penggunaan jarum kateter intravena tetap steril selama 48 sampai dengan 72 jam, disamping itu juga teknik ini lebih menghemat biaya dan tidak meningkatkan resiko infeksi. dapat disarankan untuk tim kesehatan di rumah sakit untuk melakukan perawatan infus pasien sesuai prosedur, terutama untuk pasien dengan pemasangan infus lebih dari 3 hari, untuk menghindari terjadinya phlebitis. Tujuan Penelitian: Untuk mengidentifikasi hubungan antara lama hari dengan kejadian phlebitis pada waktu pemasangan infus di ruang flamboyan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel 16 responden, dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi. Hasil Penelitian: dari 16 responden didapatkan tidak terjadi phlebitis sebanyak 10 responden (62,5%), dan kejadian phlebitis sebanyak 6 reponden (37.5%). Sedangkan lama hari yang terjadi phlebitis ≤ 3 hari 2 respoden (33%), dan yang terjadi phlebitis > 3 hari 4 responden (67%). Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa yang terjadi phlebitis ≤ 3 hari sebanyak 2 responden (33%), dan yang > 3 hari sebanyak 4 responden (67%).

Pembimbing Ns. Alfi Ari F.R., M.Kep
Kategori d3 keperawatan ,
Kata kunci infus , lama hari , phlebitis. ,
Penerbit Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Tahun 2017-07-21
Bahasa indonesia
Jenis skripsi
Halaman 13 Halaman
Hak Cipta Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur