HUBUNGAN PENGETAHUAN MENGENAI GAMBAR PERINGATAN KESEHATAN DI BUNGKUS ROKOK TERBARU DENGAN PERILAKU MEROKOK PELAJAR SEKOLAH SISWA KELAS XI SMK NEGERI 7 SAMARINDA TAHUN 2015


Penulis

Ari Sadana


Abstract / Deskripsi:
Latar Belakang : Merokok merupakan perilaku negative yang sangat merugikan jika kita tidak menyadari akan bahayanya. Perilaku merokok seseorang terbentuk karena adanya niat dari individu itu sendiri, kemudian berkembang karena dipengaruhi oleh kebiasaan, faktor sosial dan kondisi yang memfasilitasi. Di banyak Negara, perilaku merokok pada remaja telah menjadi persoalan yang sangat serius dan konsumsi rokok masyarakat di Indonesia ternyata masih cukup tinggi. Faktor yang paling banyak mempengaruhi antara lain gambar dan iklan rokok. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan pengetahuan mengenai gambar peringatan kesehatan dibungkus rokok terbaru dengan perilaku merokok di SMK Negeri 7 Samarinda tahun 2015. Metode Penelitian : Penelitian ini berbentuk kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah siswa yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan di kelas XI jurusan (Teknik Komputer & Jaringan) SMK Negeri 7 Samarinda. Penelitian ini menggunakan 79 sampel. Instrument yang digunakan berupa lembar angket, dan data diproses menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian : Data yang telah dianalisis menunjukkan bahwa responden Bahwa yang memiliki perilaku siswa positive merokok dengan pengetahuan siswa sangat baik sebanyak 17 responden (85,0%), pengetahuan siswa cukup baik sebanyak 3 responden (13,9%), dan pengetahuan siswa kurang baik sebanyak 0 responden (0%). Terhadap dengan adanya pengetahuan mengenai gambar peringatan kesehatan dibungkus rokok terbaru. Sedangkan yang memiliki perilaku siswa negative merokok dengan pengetahuan siswa sangat baik sebanyak 49 responden (83,1%), pengetahuan siswa cukup baik sebanyak 8 responden (13,6%), dan pengetahuan siswa kurang baik sebanyak 2 responden (3,4%). Terhadap dengan adanya pengetahuan mengenai gambar peringatan kesehatan dibungkus rokok terbaru. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan Chi Square diperoleh p value yaitu 1,000, maka diperoleh hasil nilai ini lebih besar dari taraf signifikan yaitu 0,05. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan mengenai gambar peringatan kesehatan dibungkus rokok terbaru dengan perilaku merokok siswa (p value 1,000 > 0,05).

Pembimbing Lisa Wahidatul Oktaviani; Ainur Rachman
Kategori s1 kesehatan masyarakat ,
Kata kunci
Penerbit Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Tahun 2015-07-22
Bahasa indonesia
Jenis skripsi
Halaman 12 Halaman
Hak Cipta Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur