EFEKTIFITAS EKSTRAK JAHE TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA PASIEN POST KEMOTERAPI DENGAN KANKER PAYUDARA DI RSUD AW. SJAHRANIE SAMARINDA


Penulis

Mochammad Makin


Abstract / Deskripsi:
Latar Belakang: Mual muntah merupakan efek samping pemberian kemoterapi pada pasien kanker payudara. Mual muntah yang terjadi kemudian pada lebih dari 48-72 jam setelah kemoterapi dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pasien, sehingga diperlukan obat-obat antiemetik untuk minggu pertama di rumah. Jahe merupakan tanaman yang telah lama dikenal yang dapat digunakan untuk mengurangi mual dan muntah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak jahe terhadap penurunan mual muntah pada pasien post kemoterapi kanker payudara di RS AW Sjahranie. Metode: Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantatif dengan quasy eksperimen dengan kelompok perlakuan dan kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara non probability sampling dengan metode purposive sampling, dengan sampel pasien post kemoterapi kanker payudara. Ekstrak Jahe diberikan sebanyak 0.55 gram berupa serbuk dengan frekuensi tiga kali sehari selama tiga hari setelah kemoterapi. Hasil Penelitian: Secara statistik, hasil Uji Mann-whitney tidak signifikan terhadap mual muntah pada pasien post kemoterapi kanker payudara (p > 0.05). Namun jika dilihat pada perbandingan jumlah kejadian mual dan muntah pada kelompok perlakuan dan kontrol maka akan terdapat interpretasi klinis yang bermakna. Kesimpulan: Secara statistik ekstrak jahe tidak efektif terhadap penurunan mual muntah. Namun interpretasi makna secara klinis ditemukan pada jumlah kejadian mual dan muntah pada kelompok perlakuan dan kontrol.

Pembimbing Tri Wahyuni
Kategori s1 keperawatan ,
Kata kunci ekstrak jahe , kanker payudara , muntah , nausea , post kemoterapi ,
Penerbit Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Tahun 2017-02-06
Bahasa indonesia
Jenis skripsi
Halaman 15 Halaman
Hak Cipta Universitas Muhammmadiyah Kalimantan Timur