HUBUNGAN ANTARA JENIS PERSALINAN DAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM PADA NEONATUS DI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA


Penulis

Dwi Saputra


Abstract / Deskripsi:
Pelayanan kesehatan maternal & neonatal merupakan salah satu unsur penentu status kesehatan. Pelayanan kesehatan neonatal dimulai sebelum bayi dilahirkan, melalui pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu hamil. Pertumbuhan dan perkembangan bayi periode neonatal merupakan periode yang paling kritis karena dapat menyebabkan kesakitan dan kematian bayi. Hasil SDKI (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia) tahun 2012 lalu menemukan bahwa angka kematian bayi di Indonesia saat ini mengalami penurunan dari 43 per 1.000 menjadi 32 per 1.000 kelahiran hidup. Di antara angka ini, 19 per 1.000 terjadi pada masa neonatal sejak lahir sampai usia 28 hari. Mengetahui hubungan antara jenis persalinan dan berat badan lahir dengan kejadian asfiksia neonatorum pada neonatus di Ruang Resusitasi RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Prosedur pengumpulan data pada penelitian ini adalah data sekunder. Kejadian asfiksia pada bayi yang dilahirkan spontan terdapat 4 bayi (7.7%) dan 48 bayi (92.3%) tidak mengalami asfiksia. Tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis persalinan dengan kejadian asfiksia neonatorum pada neonatus di ruang Resusitasi RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Tidak ada hubungan yang bermakna antara berat badan lahir dengan kejadian asfiksia neonatorum pada neonatus di ruang Resusitasi RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

Pembimbing Ni Wayan Wiwin
Kategori s1 keperawatan ,
Kata kunci asfiksia neonatorum , berat badan lahir , jenis persalinan ,
Penerbit Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Tahun 2018-02-12
Bahasa indonesia
Jenis skripsi
Halaman 13 Halaman
Hak Cipta Universitas Muhammmadiyah Kalimantan Timur