HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN LANSIA TENTANG HIPERTENSI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA KELURAHAN JAWA KECAMATAN SANGASANGA TAHUN 2016


Penulis

Idha Hariyani


Abstract / Deskripsi:
Latar Belakang: WHO memperkirakan bahwa Hipertensi menyebabkan satu dari delapan kematian di dunia yang sering disebut sebagai the silent disease atau pembunuh diam-diam, karena pada umumnya penderita tidak mengetahui dirinya mengidap Hipertensi sebelum memeriksa tekanan darahnya Kepatuhan minum obat anti Hipertensi merupakan kunci pengendalian penyakit Hipertensi guna mencegah komplikasi karena Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang mayoritas diderita oleh para usia lanjut. Data kunjungan Lansia di Kec. Sangasanga Kab. Kutai Kartanegara tahun 2015 didapatkan bahwa 57,6% nya menderita Hipertensi primer dimana terjadi peningkatan dari tahun 2014. Sedangkan khusus Lansia Kelurahan Jawa yang berkunjung ke Posyandu Lansia pada tahun 2015, sebanyak 68,8 % menderita Hipertensi primer yang merupakan tertinggi dibandingkan 4 kelurahan lainnya yang ada di Kec. Sangasanga. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan Lansia tentang Hipertensi dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat Hipertensi pada Lansia di Posyandu Lansia Kelurahan Jawa Kec. Sangasanga tahun 2016. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelatif dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi, pada analisa bivariat menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian ini adalah Lansia dengan pengetahuan tentang Hipertensinya baik sebanyak 34 responden (52,3%) dan yang kurang sebanyak 31 responden (47,7%). Untuk dukungan keluarga baik didapatkan sebanyak 34 responden (52,3%) dan keluarga yang kurang mendukung sebanyak 31 responden (47,7%). Untuk Lansia yang patuh minum obat Hipertensi sebanyak 39 responden (60%) dan yang tidak patuh sebanyak 26 responden (40%).Uji hubungan pengetahuan Lansia tentang Hipertensi dengan kepatuhan minum obat Hipertensi pada Lansia menggunakan uji chi square dengan tingkat kesalahan (alpha) 0,05, hasil p value yang didapatkan cukup signifikan (p=0,000) yang berarti p value < 0,05, maka Ho ditolak (ada hubungan), sedangkan uji hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat Hipertensi pada Lansia hasil p value yang didapatkan juga signifikan (p=0,013) yang berarti p value < 0,05, maka Ho ditolak (ada hubungan). Kesimpulan: Pentingnya monitoring dan evaluasi kegiatan Posyandu Lansia, Home Visit Lansia dan KIE tentang penyakit Hipertensi kepada Lansia dan keluarga agar Lansia rutin berkunjung ke Posyandu dan minum obat Hipertensi secara teratur.

Pembimbing Nunung Herlina
Kategori s1 keperawatan ,
Kata kunci dukungan , kepatuhan minum obat , pengetahuan , posyandu lansia ,
Penerbit Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Tahun 2017-03-02
Bahasa indonesia
Jenis skripsi
Halaman 90 Halaman
Hak Cipta Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur